Kamis, 30 April 2015

XI IPA III #1

Sebuah kenangan beberapa tahun lalu.. AMNESIA
Berbagai macam bentuk orang, sifat dan perilaku.
Tulisan-tulisan yang sedikit tidak berguna terkadang tercipta dari suasana didalamnya.

Kaifa

Apa yang kau cari?
Menjadi judul dari kumpulan tulisan ini.
Sebuah pertanyaan yang sangat sulit untuk di jawab.

Sabtu, 04 April 2015

Buah Kesabaran seorang istri



                       


                          Di suatu lingkungan kerajaan, hiduplah sepasang suami istri yang sangat serasi. Dimana ada sang istri pasti di situ pulalah sang suami dan apa yang dikatakan suami selalu di patuhi istri dan sebaliknya. Hidup mereka di penuhi dengan kebahagiaan lahiriyah dan batiniyah. Ekonomi dan keturunan adalah salah satu faktor yang mengurangi kebahagiaan mereka. Tetapi berkat ke setiaan satu sama lain, membuat mereka menikmati hidupnya dan tampak bahagia dengan kehidupan mereka yang mereka jalani. Kebiasaan yang membuat mereka bisa menjadi bahagia adalah dengan selalu bersyukur dan mengerjakan perintah allah baik yang wajib maupun yang sunah. Setiap hari mereka mengerjakan sholat tahajjud bersama supaya allah memberi mereka ketentraman hati dan kebahagiaan dunia akhirat.

Selasa, 31 Maret 2015

SYUKURI HIDUPMU




                Pada zaman dahulu kala, hiduplah seekor kucing yang sangat pemalas dan selalu mengeluh akan hidup yang dia jalani. Sahari-hari dia mencari makan di tempat sampah masyarakat di suatu pedesaan. Makanan sehari-harinya adalah makanan sisa dari warga tersebut. Suatu ketika dia merasa tersiksa akan hidupnya, dan berdo’a kepada allah “Ya allah, engkau mengetahui semua keadaan makhluk yang engkau ciptakan. Aku  merasa tersiksa akan kehidupanku ini. Aku  mohom supaya engkau menjadikanku seorang manusia agar aku dapat hidup bahagia.” Dalam sekejap allah mengabulkan do’a sang kucing dan dia berubah wujud menjadi seorang manusia tapi tanpa sehelai benang pun di tubuhnya. Dia tetap pemalas bahkan untuk mendapatkan makanan dan pakaian saja dia tidak sanggup. Dan akhirnya dia kembali ke kebiasaannya yang dulu yaitu bergantung kepada sisa makanan masyarakat desa dan pakaian yang dia dapat di tempat sampah salah satu warga desa.