Selasa, 31 Maret 2015

SYUKURI HIDUPMU




                Pada zaman dahulu kala, hiduplah seekor kucing yang sangat pemalas dan selalu mengeluh akan hidup yang dia jalani. Sahari-hari dia mencari makan di tempat sampah masyarakat di suatu pedesaan. Makanan sehari-harinya adalah makanan sisa dari warga tersebut. Suatu ketika dia merasa tersiksa akan hidupnya, dan berdo’a kepada allah “Ya allah, engkau mengetahui semua keadaan makhluk yang engkau ciptakan. Aku  merasa tersiksa akan kehidupanku ini. Aku  mohom supaya engkau menjadikanku seorang manusia agar aku dapat hidup bahagia.” Dalam sekejap allah mengabulkan do’a sang kucing dan dia berubah wujud menjadi seorang manusia tapi tanpa sehelai benang pun di tubuhnya. Dia tetap pemalas bahkan untuk mendapatkan makanan dan pakaian saja dia tidak sanggup. Dan akhirnya dia kembali ke kebiasaannya yang dulu yaitu bergantung kepada sisa makanan masyarakat desa dan pakaian yang dia dapat di tempat sampah salah satu warga desa.

Semakin hari dia bukannya bahagia malah menderita menjadi seorang manusia. Dia pun melamun dan meratapi kehidupannya yang sangat hancur di bawah pohon yang rindang. Ketika dia melamun , dia melihat ada kawanan burung yang terbang di angkasa yang mencerminkan kebahagiaan yang mereka dapatkan. Kemudian dia berdo’a “ Ya allah, aku sungguh tak memiliki apa-apa menjadi seorang manusia bahkan kebahagiaan yang dulu aku inginkan tidak pernah aku rasakan. Izinkan aku menjadi seekor burung yang dapat terbang bebas ke sana kemari tanpa merasakan bahaya dari siapa pun. Aku dapat melihat dunia ciptaan mu ini sehingga aku dapat merasakan kebahagiaan dalam hidup. Sungguh aku akan sangat bahagia jika engkau mengabulkan do’a hamba.” Kemudian allah mengabulkan do’anya. Tubuh yang tadi berwujud manusia kini telah menjadi seekor burung. Dia pun mulai terbang ke sana ke mari sambil melihat lihat apa yang ada di bawahnya. Dia sungguh senang karna bisa menikmati kehidupannya. Tapi tiba-tiba dia melihat Gunung yang berdiri kokoh dan tinggi menghalingi pandangannya untuk melihat seluruh nya.
 Kemudian dia pun mulai sedih dengan peristiwa yang dia jalani. Dia pun berdo’a “ Ya allah, sungguh aku tak pernah menikmati kebahagiaan yang engkau berikan. Izinkan aku kembali menikmatinya dengan wujud sang Gunung supaya aku dapat melihat seluruh ciptaanmu tanpa ada halangan.” Kembali allah mengabulkan do’a nya. Dia pun berubah menjadi gunung yang berdiri kokoh, tinggi dan dapat melihat semua yang ada di sekitarnya. Belum sempat dia menikmati kebahagiaan yang diberikan allah, dia kembali mengeluh dan sedih melihat seekor tikus tanah sedang melobangi dirinya. Dia bertanya “ apa gunanya tubuh besar kalau tidak dapat melindungi dirinya?”. Kemudian diapun berdo’a kepada allah “ya allah, bagaimana caraku melindungi tubuhku dari makhluk kecil ini. Aku sungguh tak bedaya. Dan aku mohon supaya engkau mengizinkan aku menjadi tikus tanah yang dapat kemana saja dan bisa mengalahkan gunung sekali pun”. Pada saat itu juga allah mengubahnya menjadi tikus tanahyang dapat pergi kemana saja yang dia sukai.
                Pada suatu hari dia pergi ke rumah penduduk untuk sekedar jalan-jalan. Sesampainya disana, bukannya kebahagiaan yang dia dapat melainkan ancaman dari seekor kucing yang melihat dirinya. Dia sangat ketakutan dan dengan cepat dia bersembunyi dibalik tanah. Dia sedih melihat situasi yang dia hadapi. Kemudian dia berdo’a “ Ya allah, aku sangat menyesal dengan dosa-dosa yang aku lakukan selama ini. Izinkan aku kembali menjadi seekor kucing supaya aku dapat menikmati hidup yang engkau berikan. Aku tidak akan lagi meminta apa-apa lagi dan aku akan mensyukuri hidupku”. Pada saat itu juga, dia menjadi seekor kucing  yang tidak pemalas lagi. Dengan perjalanan hidup yang dia jalani, dia menjadi sangat bersyukur dengan hidupnya kini dan tak pernah lagi mengeluh tentang kehidupannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar