Pada
zaman dahulu kala, hiduplah seekor kucing yang sangat pemalas dan selalu
mengeluh akan hidup yang dia jalani. Sahari-hari dia mencari makan di tempat
sampah masyarakat di suatu pedesaan. Makanan sehari-harinya adalah makanan sisa
dari warga tersebut. Suatu ketika dia merasa tersiksa akan hidupnya, dan
berdo’a kepada allah “Ya allah, engkau mengetahui semua keadaan makhluk yang
engkau ciptakan. Aku merasa tersiksa
akan kehidupanku ini. Aku mohom supaya
engkau menjadikanku seorang manusia agar aku dapat hidup bahagia.” Dalam
sekejap allah mengabulkan do’a sang kucing dan dia berubah wujud menjadi
seorang manusia tapi tanpa sehelai benang pun di tubuhnya. Dia tetap pemalas
bahkan untuk mendapatkan makanan dan pakaian saja dia tidak sanggup. Dan
akhirnya dia kembali ke kebiasaannya yang dulu yaitu bergantung kepada sisa
makanan masyarakat desa dan pakaian yang dia dapat di tempat sampah salah satu
warga desa.
Selasa, 31 Maret 2015
Cinta Sampai ke Syurga
Hidupku memang kacau. Kacau karna aku tak dapat mengetahui arti hidupku
di dunia ini. Yang ku tahu selalu bahagia dan jalani saja hidup ini dengan
apapun yang engkau bisa lakukan. Hidup yang ku jalani sungguh hancur. Narkoba, zina, alcohol, membunuh, mencuri sudah menjadi kegiatan rutin yang ku
lakukan setiap harinya. Aku disegani di manapun, tetapi aku tidak tahu sebenarnya mereka takut
kepadaku bukan malah menghormati ku. Hari ini aku pergi ke mall dan ingin mencari korban curian
di sana. Sesampainya di sana aku langsung memulai aksiku. Aku mencuri pakaian
yang baru saja di beli oleh wanita yang nampaknya
sih sholehah. Aku sangat senang karna dapat korban hari ini. Dan
pakaian yang di belinya mungkin akan terjual dengan harga yang cukup tinggi.
Selasa, 24 Maret 2015
Buku yang berbicara
Anak malas
bernama lukman. Ya.... Hari-hari di jalanin dengan penuh kemalasan. Pulang
sekolah langsung bermain tanpa memikirkan pelajaran di sekolahnya. Ibunya sering
memarahainya. Namun ia sama sekali tidak menghiraukannya.
Suatu ketika ia melihat temannya sedang asik membaca, ia penasaran dengan bacaan temannya tersebut. ternyata temannya sedang membaca buku pelajaran. "eh, apa enaknya membaca buku pelajaran?" Kata lukman. "Seru lah, kita tau apa yang tidak kita tau sebelumnya." Jawab temannya. "Lebih seru bermain lagi... main yuk?" Ajak Lukman. "Akh, enggak ah masih seru". Tolak temannya. Lukman kesal karena temannya tidak mau di ajak bermain.
Suatu ketika ia melihat temannya sedang asik membaca, ia penasaran dengan bacaan temannya tersebut. ternyata temannya sedang membaca buku pelajaran. "eh, apa enaknya membaca buku pelajaran?" Kata lukman. "Seru lah, kita tau apa yang tidak kita tau sebelumnya." Jawab temannya. "Lebih seru bermain lagi... main yuk?" Ajak Lukman. "Akh, enggak ah masih seru". Tolak temannya. Lukman kesal karena temannya tidak mau di ajak bermain.
MERAIH SEJUTA CITA-CITA
Heru merupakan murid yang sangat disiplin dan rajin. Dia termasuk murid
yang biasa-biasa saja di sekolahnya. Tapi ada satu hal yang membuatnya
bingung dalam menjalani kehidupannya. Dia memiliki sangat banyak
cita-cita sehingga dia bingung untuk memilih salah satu dari
cita-citanya tersebut. Setiap kali gurunya bertanya tentang cita cita
maka dia akan mengatakan semua cita-citanya itu dan saat itu juga
teman-temannya mengejeknya dan menertawakannya..Kisah Dua Ekor Katak
Setiap bulan, Sampai suatu hari dia memberanikan diri untuk mengatakan hal tersebut kepada katak pertama. "mengapa kamu murung ketika melihatku" kata katak kedua kepada katak pertama. Katak pertama mengatakan "mengapa kamu memiliki lompatan yang sangat tinggi, itu menyebabkan kamu lebih mudah untuk mendapatkan serangga yang ada di sekitarmu." Katak kedua tersenyum kemudian dia mengatakan kata-kata yang membuat temannya termotivasi.
Langganan:
Komentar (Atom)



