Senin, 06 Juli 2015

Berakhir Dengan Kesyirikan



Berakhir dengan kesyirikan


                 Di suatu perkampungan, ada seorang bapak tua yang sangat alim. Hari-harinya di habiskan untuk beribadah dan menebarkan kebaikan. Orang-orang di perkampungan tersebut sangat menghormatinya karna semua perilakunya yang tidak pernah meresahkan warga. Dia tidak memiliki keluarga tetapi wargalah yang menjadi keluarganya, sebab para warga sangat menyayanginya.

                Suatu hari di perkampungan tersebut, ada seorang warga yang terkena penyakit yang sangat mengerikan. Tubuhnya tiba-tiba menghitam dan banyak luka-luka di seluruh tubuhnya. Para warga sangat ketakutan melihat penyakit salah satu warga mereka. Berbagai obat tradisional telah diberikan, dan hasilnya tetap begitu-begitu saja. Warga yang terserang penyakit ini semakin lama semakin parah. Dan para warga bermaksud untuk mengubur warga yang memiliki penyakit mengerikan itu supaya tidak terjangkit ke warga yang lainnya. Ketika akan dilaksanakan penguburan secara hidup hidup, datanglah bapak tua yang alim itu seraya berkata “ ijinkan saya untuk mengobatinya. Kalau memang saya tidak dapat mengobatinya, saya menyerahkan semua nya kepada kalian”. Para warga pun setuju dengan permintaan bapak tua itu. Ketika dia berdoa kepada allah untuk diangkatkan penyakit warga yang mengerikan itu, tiba-tiba warga yang berpenyakit itu bercahaya kemudian tubuhnya menjadi bersih dari penyakit dan kulitnya seperti sedia kala. Para warga terkejut dengan apa yang mereka saksikan tadi. Para warga pun berterima kasih kepada bapak tua itu, dan malah mereka memujinya dengan berlebihan.
                Setelah peristiwa itu, semua warga yang terkena penyakit bahkan penyakit cacat pun datang kepada bapak tua itu untuk di sembuhkan. Para warga yang dia layani semuanya sembuh dan pujian pun datang secara terus menerus kepada bapak tua itu. Yang di takutkan pun tiba. Bapak tua itu menjadi syirik dengan kekuatan doa-doanya. Dan yang paling menyedihkan lagi, ketika dia baru pertama percaya dengan kekuatan doa-doanya dan bahkan mengagung-agungkan dirinya, dia meninggal dunia. Bapak tua yang dulunya alim dengan ibadah yang tak pernah putus dan perbuatan baik yang dia lakukan, sekarang telah menemui tuhannya dengan kesyirikan.
Sobat kukku. Terkadang nikmat atau keistimewaan yang diberikan allah kepada kita itu adalah cobaan yang diberikan allah kepada kita. Makanya jangan pernah merasa bangga terhadap keistimewaan dan kelebihan yang kita miliki dan bahkan jangan pernah meengagung-agungkan kekuatan apapun selain kekuatan allahswt. Karna dosa yang tidak akan pernah di ampuni allah adalah dosa syirik. Dan untuk sobat kukku, jangan pernah ya dekati syirik jika kita benar-benar orang yang islam yang beriman.
Salam sobat kukku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar