Berakhir dengan
kesyirikan
Di
suatu perkampungan, ada seorang bapak tua yang sangat alim. Hari-harinya di
habiskan untuk beribadah dan menebarkan kebaikan. Orang-orang di perkampungan
tersebut sangat menghormatinya karna semua perilakunya yang tidak pernah
meresahkan warga. Dia tidak memiliki keluarga tetapi wargalah yang menjadi
keluarganya, sebab para warga sangat menyayanginya.
Suatu
hari di perkampungan tersebut, ada seorang warga yang terkena penyakit yang
sangat mengerikan. Tubuhnya tiba-tiba menghitam dan banyak luka-luka di seluruh
tubuhnya. Para warga sangat ketakutan melihat penyakit salah satu warga mereka.
Berbagai obat tradisional telah diberikan, dan hasilnya tetap begitu-begitu
saja. Warga yang terserang penyakit ini semakin lama semakin parah. Dan para
warga bermaksud untuk mengubur warga yang memiliki penyakit mengerikan itu
supaya tidak terjangkit ke warga yang lainnya. Ketika akan dilaksanakan
penguburan secara hidup hidup, datanglah bapak tua yang alim itu seraya berkata
“ ijinkan saya untuk mengobatinya. Kalau memang saya tidak dapat mengobatinya,
saya menyerahkan semua nya kepada kalian”. Para warga pun setuju dengan
permintaan bapak tua itu. Ketika dia berdoa kepada allah untuk diangkatkan
penyakit warga yang mengerikan itu, tiba-tiba warga yang berpenyakit itu bercahaya
kemudian tubuhnya menjadi bersih dari penyakit dan kulitnya seperti sedia kala.
Para warga terkejut dengan apa yang mereka saksikan tadi. Para warga pun
berterima kasih kepada bapak tua itu, dan malah mereka memujinya dengan
berlebihan.
Setelah
peristiwa itu, semua warga yang terkena penyakit bahkan penyakit cacat pun
datang kepada bapak tua itu untuk di sembuhkan. Para warga yang dia layani
semuanya sembuh dan pujian pun datang secara terus menerus kepada bapak tua
itu. Yang di takutkan pun tiba. Bapak tua itu menjadi syirik dengan kekuatan
doa-doanya. Dan yang paling menyedihkan lagi, ketika dia baru pertama percaya
dengan kekuatan doa-doanya dan bahkan mengagung-agungkan dirinya, dia meninggal
dunia. Bapak tua yang dulunya alim dengan ibadah yang tak pernah putus dan
perbuatan baik yang dia lakukan, sekarang telah menemui tuhannya dengan
kesyirikan.
Sobat kukku. Terkadang nikmat atau keistimewaan yang
diberikan allah kepada kita itu adalah cobaan yang diberikan allah kepada kita.
Makanya jangan pernah merasa bangga terhadap keistimewaan dan kelebihan yang
kita miliki dan bahkan jangan pernah meengagung-agungkan kekuatan apapun selain
kekuatan allahswt. Karna dosa yang tidak akan pernah di ampuni allah adalah
dosa syirik. Dan untuk sobat kukku, jangan pernah ya dekati syirik jika kita
benar-benar orang yang islam yang beriman.
Salam sobat kukku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar