Senin, 06 Juli 2015

HIDUP



HIDUP


Hidup memang harus di jalani walaupun terkadang selalu kesakitan yang kita dapatkan. Untuk para sobat kukku, kukku ingin memberikan cerita dari para ulama yang memang dapatnya sih dari ceramah ustad di mesjid. Tapi gak apa-apa lah yang penting sekedar ingin mengingatkan tentang hidup yang sebanarnya di dunia islam. Jangan lupa ya, ambil hikmah dari ceritanya dan semoga bermanfaat bagi para sobat kukku.
                Ada seorang pria yang di kejar oleh seekor harimau. Dia berlari sangat cepat, bahkan sang harimau tidak dapat menerkamnya. Tapi apalah mau di kata, yang dikejar hanya seorang manusia yang tak mungkin tidak memiliki rasa kelelahan. Dia kemudian bergantung di sebuah dahan pohon karna dia kelelahan dan tidak memiliki tenaga lagi. Ketika dia bergantung di dahan pohon tersebut dia baru sadar bahwa masih banyak tantangan lagi. Di dahan dia bergantung, ada 2 ekor tikus yang satu berwarna hitam dan satunya lagi berwarna putih yang sedari tadi menggerogoti dahan tempat si pria itu menggantungkan diri. Dan diatas dahan pohon itu, ada sarang lebah yang memang sudah banyak mengandung madu. Tapi dia baru sadar, bahwa di samping pohon sang harimau sudah siap menerkamnya dan ternyata di bawah dahan pohon tempat dia menggantung, ada sumur yang di dalamnya ada ular yang sangat besar yang memang sudah siap juga untuk menyantapnya apabila dia jatuh ke sumur tersebut. Tetapi ketika dia melihat ke atas, madu dari sarang lebah itu jatuh ke mulutnya yang membuat dia lupa akan harimau, ular di dalam sumur dan dua ekor tikus yang sedang menggerogoti dahan pohon itu. Itu semua di sebabkan karna dia menikmati madu yang jatuh di mulutnya.
Tahukah kalian sobat, bahwa pria itu adalah diri kita. Harimau yang mengejar pria itu ibaratkan ajal yang akan terus mengejar kita kemanapun kita pergi. 2 ekor tikus yang menggerogoti dahan pohon itu ibaratkan malam dan siang, karna dia yang akan terus mengurangi umur hidup kita. Sumur yang di dalamnya ada seekor ular besar di ibaratkan sebagai kuburan yang siap untuk menjadi tempat peristirahatan terakhirnya. Ular yang ada di dalam sumur memang adalah ular yang akan menyambut kita kelak di alam kubur apabila kita selalu melakukan dosa selama di dunia. Dan yang paling membuat kita sering lupa akan kewajiban kita adalah madu dalam cerita tersebut. Dia di ibaratkan sebagai kebahagiaan dunia yang sebenarnya hanya di rasakannya sesaat.
Untuk itu sobat kukku, jangan sia-siakan hidupmu. Karna ajal, kubur, siang malam yang terus mengurangi hidupmu akan datang tanpa kamu sadari. Terus lah berbuat baik dengan apa yang kamu miliki saat ini.
Salam sobat kukku.
               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar