JAUHI
RIA
Di
sebuah perkampungan, hiduplah seorang lelaki dengan cacat fisik yang di deritanya sejak
kecil. Dia hanya memliki satu lengan dan satu kaki. hidupnya di penuhi
dengan cacian yang datang sili berganti setiap harinya. sekarang dia sudah beranjak
dewasa dan sudah mengetahui agama lebih dalam. Dia berpikir untuk mencari tuhan dan ingin
memohon agar di berikan fisik yang
sempurna.
Kesokan
harinya dia pergi mencari tuhan. semua gunung, badai pasir, sungai, dan pemukiman penduduk sudah dia
lewati. Tetapi dia belum juga menemukan tuhan ketika dia sedang berjalan di
gurun pasir dia bertemu dengan seorang bapak tua yang sudah berumur mungkin
satu abad, dia sedang melakukan shalat dengan khusuk dan dia memperhatikannya sampe
bapak tua itu selesai shalat “bapak sudah berapa lama shalat di tempat ini
sampai-sampai batu ini berbekas sujud bapak”, katanya dengan rasa kebingungan.
“aku sudah setengah abad shalat di tempat ini dan bahkan bekas sujudku pun ada
di batu ini, kamu mau kemana? Kenapa bawak bekal sebanyak itu?”, kata bapak tua
itu seraya merapikan bajunya. “aku ingin mencari tuhan dan ingin memohon agar
dia memberikan aku kesempurnaan fisik”. Jawabnya.”kalok kamu bertemu tuhan
sampaikan kepadanya untuk menyiapkan surga kepadaku, karna aku telah beribadah sesuai dengan apa yang ia perintahkannya
dan telah melaksanakan semua sunnah-sunnahnya “ , katanya dengan rasa sombong
dan mengatakan semua kebaikan-kebaikan yang perna ia lakukan. Dia heran dengan sikap
seorang bapak tua yang menurutnya alim tapi menyombongkan dirinya.” Kalau aku bertemu dengan
Tuhan aku akan mengatakan semua apa yang ingin kau katakan “, jawabnya sambil mulai pergi
dari hadapan bapak tua itu, dia semakin bersemangat untuk mencari tuhan karna
ada pesan dari orang yang baru ia kenal yang harus di sampaikan kepada tuhan.
Sudah
dua hari dia berjalan di padang pasir. ketika dia sampai ke pemukiman penduduk dia bertemu dengan orang
yang sedang meminum khamar. orang yang meminum khamar itu berkata “kau mau kemana..?” katanya dalam keadaan
mabuk dengan mata yang merah dan tubuh bergoyang-goyang seperti yang sudah
mabuk berat. “ aku ingin mencari
tuhan dan memohon kepadanya agar di berikan tubuh yang lengkap seperti kalian’
katanya dengan sopan. “katakan kepada tuhan supaya dia menyiapkan neraka untuk
aku tinggali” kata pemabuk itu sambil melempar senyum. “ iya, aku akan
mengatakannya nanti kalau aku sudah bertemu dengan tuhan” katanya sambil
berjalan mulai menjauhi pemabuk tadi.
Lima hari dia berjalan tanpa tujuan. Di perjalanan,
dia melihat mesjid yang kurang terurus dengan sampah disana dan disini.
Kemudian dia membersihkan mesjid tersebut. Setelah selesai membersihkan mesjid,
dia mendirikan sholat kemudian tertidur di atas sajadah. Ketika dia bertidur,
ternyata dia bermimpi bertemu dengan tuhan. Dalam pertemuannya itu dia
mengatakan keluhannya dan pesan-pesan dari bapak tua dan si pemabuk itu.Tuhan
berkata “ aku akan mengabulkan permintaanmu, jangan lupa sampaikan kepada bapak
tua tadi bahwa aku sudah menyiapkan neraka untuk dia tinggali dan juga jangan
lupa bahwa aku sudah menyiapkan surga untuk si pemabuk itu”. Dia kemudian
bingung. Ketika dia ingin bertanya apa maksud dari semua itu, dia tiba-tiba
terbangun dari tidurnya. Dan ternyata, tubuhnya yang dulu cacat menjadi seperti
manusia normal.
Dia sangat senang dengan fisiknya sekarang ini.
Tibalah waktunya untuk pulang kerumah kembali. Ketika di perjalanan pulang, dia
bertemu dengan bapak tua yang alim tadi. Dia mengatakan apa yang tuhan katakan
pekapanya. Bapak tua itu kemudian menghancurkan batu tempat dia beribadah dan
langsung pergi dengan rasa yang sangat marah. Dia pun melanjutkan
perjalanannya. Sesampainya di perkampungan, dia bertemu dengan si pemabuk yang
dulu pernah menitipkan pesan kepada tuhan melalui dia. Ketika dia menceritakan
semua yang dikatakan tuhan kepadanya. Si pemabuk itu kemudian melempar miras
yang di genggam nya kemudian berlari ke arah mesjid dengan deraian air mata.dia
kembali senang karna sudah menyampaikan pesan-pesan tuhan kepada bapak tua dan
si pemabuk itu.
Setelah beberapa hari berjalan, dia akhirnya sampai
di rumahnya kembali dengan perasaan yang sangat senang.Hari berganti hari.
Ketika dia berjalan-jalan untuk menikmati hidupnya yang normal, tiba-tiba dia
bertemu dengan bapak tua yang dulu bertemu dengannya. Sekarang dia menjadi
pendosa yang paling terkenal di perkampungan itu, dengan perbuatan perbuatan
yang membuat orang benci kepadanya. Kemudian dia beristiqfar, dan melanjutkan
perjalanannya. Beberapa menit berjalan, dia bertemu lagi dengan si pemabukyang
dulu bertemu dengannya. Dia sekarang menjadi orang yang sangat alim dan selalu
memakmurkan mesjid di perkampungan itu. Kemudian dia mengucapkan tasbih seraya
bersyukur kepada allah karna sudah memberikan tubuh yang normal dan pelajaran
yang tak akan pernah ia lupakan.
untuk sobat kukku, jangan
lupa ambil hikmah dan pelajaran dari cerita di atas ya. Semoga bermanfaat.
Salam sobat kukku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar